Mengapa Kita Harus Mengampuni ???
Page 1 of 1 • Share •
Mengapa Kita Harus Mengampuni ???
Mengapa Kita Harus Mengampuni ???
1. Sebab kita telah diampuni oleh Tuhan.
Bila Tuhan saja mau mengampuni kesalahan kita, masakan kita tidak mau mengampuni orang yang bersalah kepada kita.
2. Melepaskan diri dari kuasa si jahat.
Bila kita enggan mengampuni, maka iblis akan terus menabur kebencian dalam hidup kita dan membinasakan kita dalam kebencian.
3. Agar memiliki hubungan pribadi yang intim dengan Tuhan.
Bukankah Tuhan Yesus pernah berkata, “Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.
4. Agar kita mendapat hidup kekal.
“Barangsiapa tidak mengasihi, ia tetap di dalam maut.” (1 Yohanes 3 : 14b)
5. Sebab kita bukanlah pendusta.
Jikalau seorang berkata: "Aku mengasihi Allah," dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.
Beberapa hal yang perlu kita lakukan untuk melepaskan pengampunan :
(1). Berdoa pada Roh Kudus.
Dialah yang akan memberi kekuatan pada kita untuk melepaskan pengampunan itu. Kita adalah daging, dan daging itu sifatnya lemah. Daging akan selalu membawa kita pada kemarahan dan kebencian yang berkepanjangan. Karena itu, kita memerlukan Roh Kudus untuk memberi kekuatan pada roh kita agar mampu mengalahkan kedagingan yang sering menguasai hidup kita.
(2). Menjumpai orang yang bersangkutan.
Bila tidak berjumpa, bagaimana kita bisa menyatakan diri bahwa kita telah mengampuni orang itu. Tidak ada cara yang lebih baik selain menjumpai orang itu.
(3). Katakan pengampunan itu dengan tulus.
Apabila kita sudah mengampuni orang tersebut, maka kita tidak boleh mengingat-ingat kesalahannya lagi. Minta bantuan Roh Kudus untuk menjaga hatimu.
(4). Jangan pernah berpikir bahwa orang yang mengampuni adalah pengecut.
Dengki dan benci hanya akan membawa kita kepada maut. Justru malah orang yang tidak berani mengampuni adalah pengecut. (TW)
“Dengki dan amarah yang dipendam tidak akan membawa kedamaian tapi gundah dan emosi.”
1. Sebab kita telah diampuni oleh Tuhan.
Bila Tuhan saja mau mengampuni kesalahan kita, masakan kita tidak mau mengampuni orang yang bersalah kepada kita.
2. Melepaskan diri dari kuasa si jahat.
Bila kita enggan mengampuni, maka iblis akan terus menabur kebencian dalam hidup kita dan membinasakan kita dalam kebencian.
3. Agar memiliki hubungan pribadi yang intim dengan Tuhan.
Bukankah Tuhan Yesus pernah berkata, “Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.
4. Agar kita mendapat hidup kekal.
“Barangsiapa tidak mengasihi, ia tetap di dalam maut.” (1 Yohanes 3 : 14b)
5. Sebab kita bukanlah pendusta.
Jikalau seorang berkata: "Aku mengasihi Allah," dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.
Beberapa hal yang perlu kita lakukan untuk melepaskan pengampunan :
(1). Berdoa pada Roh Kudus.
Dialah yang akan memberi kekuatan pada kita untuk melepaskan pengampunan itu. Kita adalah daging, dan daging itu sifatnya lemah. Daging akan selalu membawa kita pada kemarahan dan kebencian yang berkepanjangan. Karena itu, kita memerlukan Roh Kudus untuk memberi kekuatan pada roh kita agar mampu mengalahkan kedagingan yang sering menguasai hidup kita.
(2). Menjumpai orang yang bersangkutan.
Bila tidak berjumpa, bagaimana kita bisa menyatakan diri bahwa kita telah mengampuni orang itu. Tidak ada cara yang lebih baik selain menjumpai orang itu.
(3). Katakan pengampunan itu dengan tulus.
Apabila kita sudah mengampuni orang tersebut, maka kita tidak boleh mengingat-ingat kesalahannya lagi. Minta bantuan Roh Kudus untuk menjaga hatimu.
(4). Jangan pernah berpikir bahwa orang yang mengampuni adalah pengecut.
Dengki dan benci hanya akan membawa kita kepada maut. Justru malah orang yang tidak berani mengampuni adalah pengecut. (TW)
“Dengki dan amarah yang dipendam tidak akan membawa kedamaian tapi gundah dan emosi.”

Secangkir Kopi- Moderator

- Posts: 8
Join date: 2008-08-16
Permissions of this forum:
You cannot reply to topics in this forum





